Menebarkan Kebajikan dan Kemuliaan Islam
Kajen (3/9) — Dalam rangka Halal Bihalal, Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pekalongan selenggarakan Pengajian Silaturrahiem, Sabtu pagi (1/9) dengan Pembicara Ibu Hj. Lintal Muna, M.Ag dari Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Tengah. Ribuan ibu-ibu ‘Aisyiyah dari berbagai cabang ranting memadati Masjid Raya Khuzaimah Kajen, menyimak pengajian dengan penuh khidmat. Tampak pula upaya Aktivis ‘Aisyiyah, kumpulkan Infaq Peduli Muslim Rohingnya menggerakan kepedulian warga atas nasib pengungsi muslim.
Menurut Hj. Nani Ismarini, Ketua PDA Kabupaten Pekalongan, pengajian ibu-ibu ‘Aisyiyah se Kabupaten Pekalongan merupakan ajang silaturrahiem sekaligus penyegaran para kader dan mubalighot ‘Aisyiyah. Kegiatan pengajian adalah salah satu rangkaian kegiatan ‘Aisiyah Pekalongan yang meliputi Pelatihan Kader Mubalighot (Training of Trainer), 1-2 September 2012 dengan 90 peserta dari ‘Aisyiyah Brebes, Pemalang, Kota dan Kabupaten Tegal, serta utusan ‘Aisyiyah Kota dan Kabupaten Pekalongan sendiri.
Sementara untuk kegiatan rekreatifnya, jalan sehat Ahad padi (2/9) yang diikuti 2.000 an ibu-ibu ‘Aisyiyah dan Nasyiyatul Aisyiyah. Jalan sehat mengitari Kota Kajen, dengan rute Gedung Dakwah Muhammadiyah – Alun alun Kajen dan kembali ke Masjid Raya Khuzaimah Kajen. Minggu pagi, jalan –jalan kota Kajen dipadati dengan iringan ibu ‘Aisyah berbaju olah raga, tampak anggota keluarga menyertai jalan santai ‘Aisyiyah tsb. — Arif Rosyid I MPI–
Amal usaha Muhammadiyah cabang Kajen yang juga maju adalah BTM – Baitul Tanwil Mal Muhammadiyah. Dengan kantor yang terletak di lokasi yang strategis, yakni dekat dengan pasar Kajen, maka BTM Muhammadiyah Kajen ini mampu menjadi salah satu pendorong ekonomi umat.
Lembaga keuangan mikro seperti BTM Muhammadiyah Kajen ini memang memiliki peran yang penting dalam menggerakkan ekonomi umat. Selain itu, lembaga ini juga mampu menembus pasar keuangan masyarakat usaha kecil dan menengah, ditengah kepungan lembangan keuangan bank dan BPR. Read the rest of this entry »
Selain memiliki beragam SMK, maka Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan juga memiliki Politeknik Muhammadiyah. Lembaga pendidikan ini menawarkan program D3 Teknik Elektro, Teknik Otomotif, Manajemen Informatika dan Manajemen Bisnis.
Ke depan diharapkan lembaga Politeknik ini mampu memberikan layanan pendidikan D3 yang mumpuni dan bermutu bagus bagi masyarakat luas.
Saat ini ruko merupakan salah satu bentuk investasi properti yang memiliki prospek bagus dan menguntungkan. Ternyata sejak dulu, Muhammadiyah Cabang Kajen telah juga memiliki ruko, dengan lokasi yang sangat strategis, yakni di perempatan kota Kajen.
Setelah kota Kajen menjadi ibukota kabupaten Pekalongan, maka nilai ruko itu juga makin tinggi. Sejak dulu ruko itu disewakan kepada para pedagang setempat. Read the rest of this entry »
Tidak mau kalah dengan cabang Muhammadiyah lainnya yang telah memiliki SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), maka cabang Karanganyar juga bertekad untuk membangun SMK dengan kualitas pendidikanyang unggul dan kredibel.
Meski bangunan fisik masih relatif sederhana, mereka tidak patah semangat. Dengan spirit fastabikhul khoirot, berlomab-lomba dalam kebajikan, Muhammadiyah Cabang Karanganyar berkehendak memberikan layanan pendidikan yang bermutu kepada masyarakat luas.
Muhammadiyah cabang Bligo merupakan salah satu cabang yang terus bergerak secara dinamis. Selain memiliki BTM yang cukup stabil, dengan kantor yang megah, Muhammadiyah Bligo juga memiliki SMK yang diminati oleh masyarakat. SMK mereka memiliki jurusan Akuntansi Bisnis dan Manajemen.
Gedung dakwah Muhammadiyah Bligo berada pada kantor BTM Bligo, seperti yang terlihat pada foto-foto di tulisan ini. Read the rest of this entry »
Berawal dari keinginan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiradesa untuk memiliki sumber-sumber pendanaan yang bersifat permanen guna membiayai berbagai kegiatan persyarikatan, maka Rapat Kerja Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiradesa tanggal 18 Oktober 1995 memutuskan untuk mendirikan Baitul Maal Tamwil – BMT Muhammadiyah Cabang Wiradesa.
Program Kerja Baitul Maal Muhammadiyah Wiradesa yang utama adalah menghimpun berbagai potensi pendanaan dari warga dan simpatisan Muhammadiyah Cabang Wiradesa untuk selanjutnya dana tersebut akan didayagunakan untuk membiayai berbagai aktivitas persyarikatan. Read the rest of this entry »
Stikes, atau Sekolah Tinggi Kesehatan Muhammadiyah Pekajangan, Pekalongan ini merupakan salah satu Stikes terbaik di lingkungan Jawa Tengah dan Indonesia. Berdiri di desa Ambokembang, Pekalongan, STIKES ini memberikan layanan pendidikan bagi calon tenaga profesional kesehatan.
Stikes ini memberikan layanan pendidikan D3 dalam bidang Kebidanan dan Keperawatan, serta S-1 dalam bidang Keperawatan. Alumni Stikes Muhammadiyah Pekajangan ini telah tersebar, bekerja dengan andal untuk memberikan layanan kesehatan terbaik. Read the rest of this entry »
Rumah sakit ini merupakan salah satu amal usaha Muhammdiyah cabang Pekajangan, Pekalongan. Terletak di desa Ambokembang, rumah sakit ini memberikan layanan kesehatan yang prima kepada para pelanggannya. Rumah sakit yang tergolong megah untuk ukuran desa ini merupakan salah satu ikon dari pergerakan Muhammadiyah Pekalongan.
Dilengkapi dengan fasilitas yang modern dan rapi, dengan dukungan para dokter dan perawat yang profesional, rumah sakit Islam Muhammadiyah Pekajangan ini hendak memberikan layanan kesehatan yang memadai bagi segenap umat Islam di sekitarnya. Read the rest of this entry »
Mesjid Taqwa yang berlokasi di desa Pekajangan, Pekalongan ini merupakan salah satu landmark yang menjadi kebanggan warga Muhammadiyah Pekajangan. Bangunan yang megah ini menjadi salah satu ikon dari dinamika pergerakan Muhammadiyah di desa Pekajangan.
Mesjid yang berdiri di atas tanah seluas 5000 meter persegi ini dibangun pada tahun 1976. Mesjid ini memiliki dua lantai, dimana lantai atas dikhususkan untuk jamaah perempuan. Secara keseluruhan, mesjid ini mampu menampung hingga 5,000 jamaah. Read the rest of this entry »
Usaha Penataan kembali cabang dan ranting Persyarikatan Muhammadiyah di Kabupaten Pekalongan melalui proses pemantapan, peningkatan dan pengembangan Ranting dan cabang ke arah kemajuan dalam berbagai Aspek.
MASALAH YANG ADA DI LINGKUNGAN KITA
1. Jumlah ranting Muhammadiyah di Kabupaten Pekalongan belum berbanding lurus, data di lapangan ada 272/13 desa /kelurahan di kab. Pekalongan, sementara hanya ada 141 berdiri ranting Muhammadiyah, belum lagi ada satu desa yang memiliki lebih daridua ranting.
2. Muhammadiyahdi Kab. Pekalongan memang telah memiliki 15 Cabang dari 19 Kecamatan, tetapi masih ada Enam kecamatan yang belum memiliki cabang yaitu : Kandangserang, Paninggaran, Lebakbarang, Petungkriyono, Karangdadap, Siwalan. Read the rest of this entry »
Sholat adalah tiang agama. Sholat dengan khusuk akan mengajarkan kita untuk berbuat ma’ruf, dan selalu mengajak kepada kebaikan dan kebajikan.
Sholat juga akan membuat kita bersikap mulia, menghargai sesama, dan menjauhi segala larangan Allah SWT.
Sholat akan membawa ketenangan batin dan kebahagiaan hakiki kepada kita.